Skrining pra-nikah dianjurkan 3–6 bulan sebelum pernikahan. Tujuannya mendeteksi risiko genetik, infeksi menular, dan masalah kesehatan reproduksi.
Tes laboratorium: darah lengkap, golongan darah & rhesus, HbsAg (Hepatitis B), VDRL/TPHA (sifilis), HIV (dengan konseling), TORCH (untuk wanita), gula darah, profil lipid.
Tes tambahan jika diindikasikan: Thalassemia (terutama jika ada riwayat keluarga), Pap smear, USG ginekologi.
Konseling: hasil dijelaskan oleh dokter — termasuk diskusi tentang vaksinasi, KB, perencanaan kehamilan, dan pencegahan kelainan genetik.
Hubungi WhatsApp kami untuk paket pra-nikah custom sesuai kebutuhan pasangan.
